Political Campaign on Social Media: A Semiotic Study of the Electoral Victory of Regional Head Candidate Pair Dilla-Muslimin in Tanjung Jabung Timur through the Facebook Platform
DOI:
https://doi.org/10.33019/.v8i1.455Kata Kunci:
Kampanye, Komunikasi Politik, Media Sosial, Pilkada, SemioticsAbstrak
Dalam kampanye pemilu kontemporer, media sosial telah menjadi arena utama komunikasi politik yang mengubah cara kandidat membangun hubungan dengan konstituennya. Artikel ini mengkaji bagaimana pasangan Dillah Hikmah Sari dan Muslimin Tanja (Dilla-Muslimin) memanfaatkan Facebook sebagai kanal kampanye utama mereka pada Pilkada Tanjung Jabung Timur 2024. Dengan menerapkan model semiotika Roland Barthes, penelitian ini menelusuri makna denotatif dan konotatif yang terkandung dalam unggahan kampanye di halaman Facebook "Diminta Merata". Menggunakan desain penelitian kualitatif berbasis internet yang berpijak pada model komunikasi Harold D. Lasswell, temuan penelitian menunjukkan bahwa tim Dilla-Muslimin secara sengaja memadukan simbol visual, tagar politik, slogan, dan narasi berbasis program untuk membangun citra publik yang utuh, berlandaskan keadilan, kedekatan dengan masyarakat, dan komitmen terhadap pembangunan. Alih-alih sekadar menyampaikan informasi, desain semiotik materi kampanye tersebut bekerja untuk membentuk persepsi pemilih dan mendorong partisipasi politik. Hasil akhir—kemenangan Dilla-Muslimin dengan perolehan 58,63 persen suara sah—menggambarkan bagaimana strategi media sosial yang berlandaskan semiotika dan berbasis data dapat efektif diterapkan di tingkat pemerintahan daerah..
Unduhan
Referensi
Adinugroho, B., Prisanto, G. F., Irwansyah, I., & Ernungtyas, N. F. (2019). Media Sosial Dan Internet Dalam Keterlibatan Informasi Politik Dan Pemilihan Umum. Representamen, 5(02). https://doi.org/10.30996/representamen.v5i02.2943
Arifin, A. (2011). Komunikasi Politik: Filsafat, Paradigma, Teori, Tujuan, Strategi, dan Komunikasi Politik Indonesia. Graha Ilmu.
Barthes, R. (1968). Elemen-Elemen Semiologi (M. Ardiansyah, Terjemahan). Basabasi.
Barthes, R. (1972). Mythologies (A. Lavers, Trans.). Hill and Wang.
Blumler, J. G., & Kavanagh, D. (1999). The Third Age of Political Communication: Influences and Features. Political Communication, 16(3), 209–230.
Budiarsa, Y. T., & Pandiangan, A. (2022). Komunikasi Politik di Masa Pandemi: Analisis Isi Unggahan Instagram mengenai Program Pengendalian COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi. Jurnal Studi Komunikasi Dan Media, 26(2), 123–138. https://doi.org/10.17933/jskm.2022.4865
Cahyono, A. S. (2020). Pengaruh Media Sosial terhadap Perubahan Sosial Masyarakat di Indonesia. Publiciana, 5(2), 202–225. https://doi.org/10.32923/asy.v5i2.1586
Cangara, H. (2014). Komunikasi Politik: Konsep, Teori, dan Strategi (Edisi Revisi). RajaGrafindo Persada.
Cangara, H. (2016). Pengantar Ilmu Komunikasi (Edisi Ketiga). RajaGrafindo Persada.
Chadwick, A. (2013). The Hybrid Media System: Politics and Power. Oxford University Press.
Chadwick, A., & Howard, P. N. (2009). Routledge Handbook of Internet Politics. Routledge.
Chandler, D. (2006). Semiotics: The Basics (2nd ed.). Routledge.
Creswell, J. W. (2009). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications.
Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2009). Handbook of Qualitative Research. Pustaka Pelajar.
Eco, U. (1976). A Theory of Semiotics. Indiana University Press.
Enli, G. S., & Skogerbø, E. (2013). Personalized Campaigns in Party-Centred Politics: Twitter and Facebook as Arenas for Political Communication. Information, Communication & Society, 16(5), 757–774. https://doi.org/10.1080/1369118X.2013.782330
Fatimah, S. (2018). Kampanye sebagai Komunikasi Politik: Esensi dan Strategi dalam Pemilu. Resolusi: Jurnal Sosial Politik, 1(1), 5–16. https://doi.org/10.32699/resolusi.v1i1.154
Fiske, J. (2007). Introduction to Communication Studies (3rd ed.). Routledge.
Gibson, R., & McAllister, I. (2011). Do Online Election Campaigns Win Votes? The 2007 Australian YouTube Election. Political Communication, 28(2), 227–244. https://doi.org/10.1080/10584609.2011.568042
Harisah, M. (2019). Pemanfaatan Facebook Sebagai Media Kampanye Politik Jokowi–JK pada Pilpres 2014. KAREBA Jurnal Ilmu Komunikasi, 8(1).
Hasfi, N. (2019). Komunikasi Politik di Era Digital. FISIP UNDIP Press.
Holmes, D. (2005). Communication Theory: Media, Technology, and Society. SAGE Publications.
Kertanegara, M. R. (2019). Strategi Komunikasi Visual Online Akun Instagram @Rindujabarjuara pada Pilkada Jawa Barat 2018. Prosiding Comnews, 1, 130–140.
Loader, B. D., & Mercea, D. (2011). Networking Democracy? Social Media Innovations and Participatory Politics. Information, Communication & Society, 14(6), 757–769. https://doi.org/10.1080/1369118X.2011.592648
McNair, B. (2017). An Introduction to Political Communication (6th ed.). Routledge.
Mulyana, D. (2007). Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Remaja Rosdakarya.
Norris, P. (2001). Digital Divide: Civic Engagement, Information Poverty, and the Internet Worldwide. Cambridge University Press.
Norris, P., & Inglehart, R. (2019). Cultural Backlash: Trump, Brexit, and Authoritarian Populism. Cambridge University Press.
Nugrahani, F. (2014). Metode Penelitian Kualitatif dalam Penelitian Pendidikan Bahasa. Cakra Books.
Perloff, R. M. (2021). The Dynamics of Political Communication: Media and Politics in a Digital Age (3rd ed.). Routledge.
Ruben, B. D. (1998). Communication and Human Behavior (4th ed.). Allyn and Bacon.
Schroder, K. C. (2004). The Internet as a Political Public Sphere? Challenges and Possibilities. Javnost – The Public, 11(1), 45–62.
Sjoraida, D. F., Dewi, R., Adi, A. N., & Dipa, A. K. (2021). Penggunaan media sosial dalam membangun reputasi anggota legislatif di Jawa Barat. Profesi Humas Jurnal Ilmiah Ilmu Hubungan Masyarakat, 6(1), 89. https://doi.org/10.24198/prh.v6i1.32112
Sobur, A. (2013). Semiotika Komunikasi. Remaja Rosdakarya.
Subiakto, H. (2013). Internet untuk pedesaan dan pemanfaatannya bagi masyarakat. Masyarakat, Kebudayaan Dan Politik, 26(4).
Susanto, E. H. (2013). Dinamika Komunikasi Politik Dalam Pemilihan Umum. Jurnal Kajian Komunikasi, 1(2), 163–172. https://doi.org/10.24198/jkk.vol1n2.6
Vera, N. (2014). Semiotika dalam Riset Komunikasi. Ghalia Indonesia.
Vergeer, M., Hermans, L., & Sams, S. (2013). Online Social Networks and Micro-Blogging in Political Campaigning: The Exploration of a New Campaign Tool and a New Campaign Style. Party Politics, 19(3), 477–501. https://doi.org/10.1177/1354068811407580
We Are Social & Hootsuite. (2024). Digital 2024: Indonesia. https://datareportal.com/reports/digital-2024-indonesia
Wekke, I. S., dkk. (2019). Metode Penelitian Sosial. Angewandte Chemie International Edition.
Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods. SAGE Publications
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dadang Nurjaman, Ujang Wardi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah lisensi Creative Commons Atribusi-Non Commercial-Share Alike (CC BY-NC-SA).
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mengirimnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam bentuk buku), dengan pengakuan atas publikasi awal di jurnal ini.
- Setiap publikasi (cetak/elektronik) bersifat terbuka untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan yang disebutkan di atas, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran hak cipta.




